Petugas Puskesmas Girimande dan Dinas Kesehatan Kota Bandung melakukan pengecekan lingkungan MIS Miftahul Huda Bandung.Tim UPTD Puskesmas Girimande dan Dinas Kesehatan Kota Bandung bersama pihak MIS Miftahul Huda seusai melakukan pengecekan kesehatan lingkungan madrasah.

Pastikan Lingkungan Madrasah Tetap Sehat, MIMHa Bersama Puskesmas dan Dinkes Kota Bandung Lakukan Pengecekan

BANDUNG — MIS Miftahul Huda melaksanakan pengecekan kondisi lingkungan madrasah bersama UPTD Puskesmas Girimande dan Dinas Kesehatan Kota Bandung sebagai langkah kewaspadaan dan upaya menjaga lingkungan belajar tetap sehat bagi peserta didik, guru, serta seluruh warga sekolah.

Pengecekan dilakukan menyusul perhatian sekolah terhadap informasi mengenai peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau dan potensi sebaran material vulkanik ke sejumlah wilayah. Atas dasar kehati-hatian tersebut, pihak madrasah sebelumnya mengajukan permohonan pemeriksaan kepada UPTD Puskesmas Girimande untuk mendapatkan penilaian langsung terhadap kondisi lingkungan sekolah.

Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah preventif sekolah agar proses pembelajaran tetap berlangsung dalam lingkungan yang bersih, sehat, dan memperhatikan keselamatan warga madrasah.

Tim Puskesmas dan Dinas Kesehatan Turun Langsung ke Madrasah

Pengecekan di lingkungan MIS Miftahul Huda dihadiri oleh petugas dari UPTD Puskesmas Girimande, yaitu:

  1. dr. Rahmi Fathonah
  2. Moch Yusuf Abu Bakar
  3. Panji Muhamadsyah

Turut hadir pula petugas dari Dinas Kesehatan Kota Bandung, yaitu:

  1. Aceng Firdaus
  2. Riki Santani

Tim melakukan peninjauan langsung ke beberapa bagian lingkungan madrasah untuk melihat kondisi aktual serta mengidentifikasi hal-hal yang perlu mendapat perhatian lebih lanjut.

Enam Aspek Lingkungan Menjadi Fokus Pengecekan

Dalam permohonan pemeriksaan, MIS Miftahul Huda meminta agar pengecekan mencakup beberapa aspek utama.

  1. Pertama, kebersihan lingkungan madrasah, termasuk area yang digunakan dalam kegiatan sehari-hari siswa.
  2. Kedua, kondisi ruang kelas dan ruang belajar, terutama berkaitan dengan kebersihan serta sirkulasi udara.
  3. Ketiga, kondisi udara dan kemungkinan adanya paparan atau endapan abu vulkanik di lingkungan sekolah.
  4. Keempat, sarana sanitasi dan ketersediaan air bersih yang menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan warga sekolah.
  5. Kelima, lingkungan terbuka dan area aktivitas peserta didik, termasuk halaman dan fasilitas yang digunakan untuk kegiatan di luar kelas.
  6. Keenam, aspek kesehatan lingkungan lainnya yang dinilai perlu berdasarkan hasil pemeriksaan petugas.

Pemeriksaan langsung tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai kondisi madrasah dan langkah yang perlu dilakukan selanjutnya.

Siswa dan Guru yang Sakit Dianjurkan Beristirahat

Selain melakukan pengecekan lingkungan, perhatian juga diberikan terhadap kondisi kesehatan siswa maupun guru.

Siswa dan tenaga pendidik yang sedang mengalami sakit, terutama gejala flu atau kondisi yang berpotensi mengganggu aktivitas belajar, dianjurkan untuk beristirahat di rumah terlebih dahulu hingga kondisi membaik.

Apabila terdapat keluhan kesehatan yang membutuhkan penanganan, warga sekolah juga dianjurkan untuk segera melakukan pemeriksaan ke puskesmas atau fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.

Sekolah turut mengingatkan pentingnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dalam aktivitas sehari-hari, baik di lingkungan madrasah maupun di rumah.

Tindak Lanjut Awal dari Hasil Kunjungan

Dari pengecekan dan komunikasi awal bersama petugas kesehatan, terdapat beberapa tindak lanjut yang dapat segera diterapkan oleh pihak madrasah.

Beberapa di antaranya adalah:

  • Membuka jendela ruang belajar untuk mendukung sirkulasi udara sesuai arahan petugas.
  • Menganjurkan siswa yang sedang flu atau sakit untuk tidak mengikuti kegiatan sekolah terlebih dahulu dan beristirahat di rumah.
  • Mengupayakan penggunaan tempat sampah dengan sistem buka-tutup menggunakan pedal kaki, sehingga pengguna tidak perlu menyentuh penutup tempat sampah dengan tangan.

Rekomendasi tersebut merupakan tindak lanjut awal yang disampaikan pada saat kunjungan. Pihak madrasah masih menunggu surat atau rekomendasi resmi dari UPTD Puskesmas Girimande untuk menjadi dasar tindak lanjut berikutnya.

Sekolah Utamakan Kesehatan dan Kenyamanan Siswa

Pengecekan kesehatan lingkungan ini menjadi bagian dari komitmen MIS Miftahul Huda dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman.

Kondisi ruang belajar, sanitasi, udara, kebersihan, serta area aktivitas siswa perlu terus dipantau karena memiliki hubungan langsung dengan kenyamanan selama mengikuti kegiatan pembelajaran.

Sekolah juga memandang kerja sama dengan fasilitas pelayanan kesehatan dan Dinas Kesehatan sebagai bagian penting dalam upaya memperoleh arahan berdasarkan pemeriksaan lapangan.

Dengan adanya kunjungan ini, madrasah dapat melakukan langkah perbaikan berdasarkan rekomendasi petugas yang memiliki kompetensi di bidang kesehatan lingkungan.

“Kesehatan dan kenyamanan peserta didik menjadi bagian penting dalam menciptakan proses pembelajaran yang aman dan kondusif.”

MIS Miftahul Huda akan terus melakukan koordinasi dengan UPTD Puskesmas Girimande terkait hasil pemeriksaan dan rekomendasi lanjutan yang perlu diterapkan di lingkungan madrasah.


Ringkasan Berita

MIS Miftahul Huda bersama UPTD Puskesmas Girimande dan Dinas Kesehatan Kota Bandung melakukan pengecekan kondisi lingkungan madrasah meliputi kebersihan, ruang belajar, kondisi udara, sanitasi, air bersih, dan area aktivitas siswa. Sekolah juga menerima sejumlah rekomendasi awal terkait sirkulasi udara, siswa yang sedang sakit, serta penggunaan tempat sampah berpedal.


Identitas Publikasi

Penulis: Humas Sekolah Islam MIMHa
Unit: MIS Miftahul Huda / MI MIMHa
Lokasi: Sekolah Islam MIMHa, Bandung
Instansi terkait: UPTD Puskesmas Girimande dan Dinas Kesehatan Kota Bandung
Tanggal publikasi: 16 September 2026

By Humas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *