Pramuka Sekolah Islam MIMHa
Bandung — Komitmen MIMHa dalam memperkuat pendidikan karakter dan kepemimpinan peserta didik kembali menunjukkan hasil yang signifikan. Empat guru MIMHa resmi dinyatakan lulus Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) yang diselenggarakan oleh Kwartir Ranting Mandalajati. Kelulusan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pembinaan Pramuka Sekolah Islam MIMHa, sekaligus memastikan bahwa kegiatan kepramukaan di sekolah berjalan secara profesional, terarah, dan sesuai standar Gerakan Pramuka Indonesia.
Pelaksanaan KMD dilakukan dalam tiga tahap pelatihan intensif yang mencakup pendalaman teori hingga praktik lapangan.
Tahap pertama berlangsung pada 8–9 November 2025, diikuti tahap kedua pada 15–16 November 2025. Kedua tahap ini memusatkan materi pada pengetahuan dasar kepramukaan, metode pembinaan peserta didik, pengelolaan Gugus Depan, serta keterampilan pedagogis yang diperlukan oleh seorang Pembina Pramuka.
Tahap ketiga sebagai penutup diselenggarakan pada 21–23 November 2025 dengan agenda praktik lapangan dan berkemah di Kampung Bamboo serta SDN 243 Cicabe. Pada tahap ini, para peserta diuji kemampuan teknisnya melalui kegiatan pioneering, survival, baris-berbaris, permainan edukatif, hingga simulasi kegiatan latihan Pramuka di lingkungan sekolah.
Empat guru MIMHa yang berhasil menuntaskan program pelatihan ini adalah:
– Ibu Witry Ridha Syaleha, S.Pd.
– Ibu Wina Agustin, S.Pd.
– Bapak Ikhlasul Amal, S.Pd.
– Bapak Chandra Nugraha M.S, S.Pd.
Pramuka Sekolah Islam MIMHa




Keberhasilan mereka menjadi momentum penting bagi penguatan identitas dan kualitas Pramuka Sekolah Islam MIMHa, yang selama ini berupaya menghadirkan kegiatan pembinaan karakter secara sistematis dan berkesinambungan. Dengan bertambahnya Pembina Pramuka bersertifikasi Mahir Tingkat Dasar, MIMHa semakin siap menyelenggarakan program kepramukaan yang tidak hanya fokus pada kedisiplinan, tetapi juga pengembangan kecakapan hidup, kerja sama tim, kreativitas, serta kepemimpinan.
Pihak sekolah menegaskan bahwa Pramuka menjadi bagian penting dalam kurikulum penguatan karakter di MIMHa. Program kepramukaan tidak hanya dilihat sebagai ekstrakurikuler pendukung, tetapi sebagai sarana utama membangun nilai-nilai keislaman, integritas, kemandirian, dan jiwa sosial peserta didik. Dengan kelulusan para guru ini, kegiatan Pramuka Sekolah Islam MIMHa diproyeksikan akan semakin variatif, profesional, dan berdampak langsung terhadap perkembangan watak siswa.
MIMHa berharap pencapaian ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh tenaga pendidik untuk terus mengembangkan kompetensi diri dan memastikan peserta didik mendapatkan pengalaman belajar yang menyeluruh. Melalui pembinaan Pramuka yang kuat dan berkompeten, MIMHa semakin teguh menghadirkan lingkungan belajar yang berkarakter, Islami, dan relevan dengan tantangan generasi masa depan.
