Siswi Mts Informatika MIMHa Bandung Meraih 3 Medali Emas Di PEPAPERDA Jawa Barat

Foto Ragil Bersama Dengan Guru-Guru MTS Informatika MIMHa

Foto Ragil Bersama Dengan Guru-Guru MTS Informatika MIMHa

 

            “Keterbatasan tidak menghalangi seseorang untuk berprestasi”.

Ungkapan di atas sepertinya layak disematkan untuk Ragil Silika Wati. Lahir di Bandung pada tanggal 24 Oktober 2002, putri dari Bapak Suherman dan Ibu Tati Sulaemawati ini adalah siswi kelas VII Mts Informatika MIMHa Bandung.

Ragil Mendapat Medali Emas

Ragil Mendapat Medali Emas


Pada tanggal 16-18 Mei 2016 yang lalu, Ragil mengikuti kejuaraan PEPAPERDA I (Pelajar) tingkat Jawa Barat yang diadakan di Bandung. Ragil berhasil membawa pulang 3 medali emas di nomor 100 meter gaya dada, 100 meter gaya bebas, dan 50 meter gaya bebas. Prestasi yang tidak semua orang bisa mencapainya.

IMG_8389 (Small)

Ragil memiliki bakat renang yang diketahui orangtuanya sejak kelas II SD. Awalnya, salah seorang guru SD Ragil memberi saran agar Ragil renang yang bertujuan untuk terapi. Akan tetapi, ketika ragil mengenal kolam renang ia senang dan bisa mengambang. Melihat hal ini, kemudian orangtua Ragil memasukkannya ke klub Bara (Cipadung) dan kemudian dilatih disana. Selain renang, Ragil juga dilatih seni tari oleh gurunya, dan pernah beberapa kali pentas di depan Bapak Gubernur Jawa Barat, Rektor UPI, dan kepala dinas pendidikan.

Setelah sekitar 3 bulan berlatih, Ragil mengikuti seleksi pertamanya di UPI Bandung. Pada tahun 2013 Ragil masuk tim kontingen Jawa Barat pada  pertandingan PEPAPERNAS (tingkat nasional di Jakarta). Ragil berhasil membawa 1 medali perak. Saat ini Ragil berlatih di lembaga NPCI (National Paralimpic Commite Indonesia) dan Soina (Special Olimpics Indonesia).

            “Perasaan Ragil saat pertandingan seperti tidak ada beban, enjoy aja.” ungkap Bapak Suherman yang selalu setia menemani putrinya latihan maupun ketika bertanding.

Keluarga merupakan lingkungan pertama yang bisa menerima kehadiran anak dengan tulus meskipun dengan berbagai kekurangan. Seperti halnya Ragil yang di diagnosa down syndrom, namun orangtua dan keluarganya menerima Ragil dengan ikhlas apapun kondisi Ragil. Bapak suherman juga memberikan rahasia yang selalu ia lakukan yaitu orangtua selalu puasa sunah senin dan kamis, kecuali pada hari-hari yang diharamkan untuk berpuasa.

Kemudian sebaiknya orangtua tidak memaksakan keinginan orangtua kepada anak. Jika anak sudah terlihat bakatnya, sebagai orang tua untuk mendorong, membiayai, dan mencari informasi yang berkaitan dengan bakat anak tersebut.

            Dalam waktu dekat, pertandingan yang akan diikuti Ragil adalah PEPERDA (PON) di Bandung pada bulan September 2016 dan PORNAS Soina 2017 di Solo.

Ragil mengucapakan terima kasih kepada teman-temannya karena sudah bisa menerima kondisi Ragil dengan kekurangan dan kelebihannya. Ragil juga mempunyai harapan kepada teman-temannya untuk bersama-sama mencapai prestasi lebih baik lagi.

 

Penulis : Hidayati Khairani (Guru Tutor MTS Informatika MIMHa)

Sumber : Wawancara Orangtua Ragil

Lihat Selengkapnya Prestasi-Prestasi Ragil Silika Wati

Foto-Foto Ragil
 

Berbagi Artikel :)