Category Archives: Ilmu Pengetahuan

HIidroponik Di MIMHA

Hidroponik Di MIMHa

Hidroponik Di MIMHa

 

Berbagi Informasi Pengetahuan:

Banyaknya jumlah penduduk mengakibatkan semakin berkurangnya lahan untuk bercocok tanam. Lahan-lahan kosong digunakan untuk pemukiman penduduk. Dengan semakin berkurangnya lahan bercocok tanam timbul suatu metode untuk menanam buah,sayuran dan bunga tanpa memakai media tanah.
Pengertian Hidroponik

Hidroponik adalah suatu cara menanam menggunakan air sebagai medianya dengan menitik beratkan pada pemenuhan asupan nutrisi bagi tumbuhan dengan tidak menggunakan tanah. Tanaman hidroponik mendapatkan nutrisi dari garam mineral yang telah dilarutkan dengan air.

Akar tanaman hidroponik tidak panjang karena tidak dipergunakan untuk mencari makanan, sehingga pertumbuhan akar lebih dikonsentrasikan untuk memperbesar bunga, sayuran, dan buah. Makanan yang dibutuhkan oleh tumbuhan disuplai dalam bentuk larutan cairan dialirkan melalui akar.
Pemilihan Tempat.

sistem hidroponikPenanam hidroponik dapat dilakukan di taman, ruangan kaca, maupun di dalam rumah. Agar tanaman hidroponik dapat tumbuh dengan subur ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk memilih lokasi, yaitu:
Cahaya
Untuk mendapatkan hasil maksimal diperlukan ruangan yang terkena sinar matahari secara langsung. Bagi ruangan yang kurang memiliki jendela atau ruangan berkaca, sinar matahari dapat digantikan dengan lampu.
Cuaca
Suhu udara yang dibutuhkan oleh tanaman adalah antara 18-25 derajat C, lebih baik lagi jika disediakan alat pendingin atau penghangat ruangan agar suhu udara kondusif.

Ukuran
Ukuran area lahan disesuaikan dengan jenis bibit yang ditanam, dengan kata lain jika menanam tumbuhan yang bentuknya kecil maka areanya juga harus kecil, agar dapat menghemat lahan. Disarankan untuk tidak menanam buah yang ukurannya besar karena akan menghabiskan area lahan

Media Tanam Hidroponik
Untuk bercocok tanam dengan hidroponik banyak media yang dapat dipilih, yaitu:

Arang sekam
arang sekamMedia ini merupakan salah satu media yang lebih umum dipakai, karena lebih mudah didapatkan dan harganya irit. Sekam mempunyai daya ikat yang bagus terhadap air. PH arang sekam cukup netral dan ramah terhadap lingkungan. Dalam pemakaian, arang sekam bisa dipakai mandiri atau dicampur dengan jenis-jenis media yang lain seperti cocopeat.

Cocopeat
cocopeatAdalah media yang terbuat dari serbuk sabut kelapa. Cocopeat bersifat organik maka cocopeat ini ramah lingkungan serta memiliki daya serap terhadap air yang sangat tinggi dan bagus untuk pertumbuhan akar. Dalam pemakaiannya biasanya digunakan bersama arang sekam dengan perbandingan 50:50. Tujuan dari pencampuran dua media ini dengan tujuan untuk meningkatkan tingkat aerasi media tanam. Tingkat aerasi ini berguna agar akar mampu bernafas dan menyerap oksigen dengan lebih baik

Rockwool
rockwoolMerupakan media tanam anorganik yang terbuat dari bahan seperti busa, mempunyai serabut halus dan ringan bobotnya. Media rockwool merupakan media yang paling banyak digunakan petani Indonesia. Bahannya seperti busa dan berasal dari batuan basalt yang dipanaskan kemudian meleleh dan menghasikan serat-serat halus. Hasil proses produksi batu basalt menghasilkan lempengan dengan ukuran besar, kemudian dipotong-potong disesuaiakan dengan keperluan.

Hydroton
hydrotonMerupakan media yang terbuat dari bahan dasar lempung yang dipanaskan dengan bentuk bulat berukuran 1 – 2.5cm. diantara bulatan tersebut terdapat pori-pori yang dapat menyerap air (nutrisi), mampu menyerap oksigen dan memiliki PH netral. Hydroton dapat dipakai berulang-ulang, dengan memcuci bagian yang kotor sebelum digunakan kembali

Perlite
perliteYaitu media yang terbuat dari batuan silika dan dipanaskan dengan suhu tinggi. Kebaikan perlite adalah memiliki aerasi tinggi. Perlite juga memiliki PH netral dan bobot yang sangat ringan. Kemampuan daya serap airnya juga sangat tinggi. Perlite bisa dipakai sebagai media hidroponik secara mandiri atau dicampur dengan media yang lain, seperti cocopeat atau vermiculite.

Vermiculite
vermiculiteYaitu media tanam yang hampir mirip dengan perlite, terbuaat dari batuan yang dipanaskan. Tetapi vermaculite memiliki daya serap air yang lebih tinggi dan memiliki bobot lebih berat dari perlite.
Pemilihan media tanam sebaiknya disesuaikan dengan jenis tanaman yang akan ditanam.

Nutrisi Hidroponik
Semua keperluan elemen hidroponik dapat dipenuhi dari garam mineral baik secara alami maupun buatan. Bentuk awalnya berupa batuan atau biji mineral yang harus ditambang, kemudian hasil tambang dipurifikasi untuk menghilangkan zat beracun serta kontaminasi zat lain yang berbahaya bagi manusia maupun tanaman. Hasil purifikasi mempunyai bentuk seperti garam dapur. Nutrisi untuk hidroponik berupa campuran beberapa jenis garam mineral yang telah dilarutkan dalam air agar mudah diserap oleh akar tanaman.

Kelebihan dan Kekurangan Hidroponik
Menanam dengan teknik hidroponik tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan diantara adalah:
Kelebihan

  • Hasil panen lebih melimpah karena lingkungan dan pemberian nutrisi dapat dikendalikan oleh manusia.
    Tanpa pestisida atau fungisida kimia.
  • Pemakaian air lebih sedikit, tanaman menjadi lebih gemuk dan subur karena tidak terdapat tanaman pengganggu atau hama tanah.
  • Sistem pengairan berputar 10 kali lebih irit dari sistem pengairan biasa.
  • Media tanam bermacam-macam dan dapat dengan mudah ditemui serta dibuat, ramah lingkungan dan dapat dikendalikan dengan cepat untuk kebutuhan masa pertumbuhan.Kekurangan
  • Memerlukan biaya yang cukup tinggi dalam membangun suatu sistem yang cukup canggih, dengan menggunakan bahan-bahan yang berkualitas tinggi dan dapat bertahan lama.Apakah Tanaman Hidroponik sama dengan Tanaman Organik?
    Cara tanam dengan hidroponik banyak dibicarakan orang, karena bagaimana tanaman dapat memperoleh nutrisi jika tidak memakai berbagai jenis tanah. Keseimbangan ekosistem dan rantai makanan pun masih menjadi perdebatan. Terjadi perbincangan untuk menentukan mana yang terbaik antara tanaman hidropok atau tanaman organik.
    Menurut Ahmad Sulaeman, Guru Besar Keamanan Pangan dan Gizi IPB, bahwa masyarakat dihimbau untuk berhati-hati dalam mengkonsumsi hasil sistem hidroponik, karena nutrisi tumbuhan diberi kalium, natrium, potasium dan sebaginya, jadi semuanya bahan kimia. Sehingga ditandaskan bahwa hidroponik bukanlah tanaman organik.
    Tetapi menurut laman yang dilansir Balai Besar Pelatihan Pertanian Lembang, saat ini mulai diupayakan pemakaian mineral-mineral organik untuk meracik nutrisi hidroponk. Jika supply nutrisi pertanian hidroponik dikelola dengan baik, maka tidak diperlukan lagi pestisida dan tidak lagi meninggalkan residu pestisida dalam pembuangan media airnya

    Sumber : ilmupengetahuan.org

Motivasi

Oleh : Hendrik Ruhiyat, S.Sos.I*

Motivasi

Peluk terus mimpimu maka langkahmu akan penuh dengan harapan

Jaga terus  mimpimu maka penglihatanmu  akan penuh harapan

Pupuklah terus mimpimu maka harimu akan penuh harapan

Berjuanglah untuk mimpimu maka mimpimu tidak hanya sekedar harapan

Berdoalah untuk mimpimu maka ALLAH akan membuat harapanmu menjadi kenyataan…

Semua orang besar pasti terus memeluk mimpiya supaya terwujud

Semua orang sukses pasti menjaga mimpinya supaya terwujud

Semua orang hebat pasti akan memupuk mimmpinya supaya terwujud

Semua pahlawan pasti akan berjuang agar mimpinya tidak sekedar harapan

Semua orang beriman  pastti akan berdoa untuk mimpinya supaya terwujud…

Semua orang besar  pasti pernah gagal

Semua orang sukses pasti pernah rugi

Semua orang hebat  pasti pernah jatuh

Semua pahlawan pasti pernah kalah…

Untuk apa…?

Untuk belajar dari kegagalannya, kerugiannya, kejatuhannya dan kekalahannya

Jangan takut akan gagal..

Jangan takut akan rugi..

Jangan takut akan jatuh..

Jangan takut akan kalah..

Try..try..and try again till end

Cobalah..cobalah..dan cobalah terus sampai akhir

Don’t too much thing what you wanna do but be sure what you wanna do

Jangan terlalu memikirkan apa yang kamu mau lakukan..tapi yakinlah dengan apa yang kamu mau lakukan..!!

Insya ALLAH you’ll find the way..

Insya ALLAh ada jalan..

 

* Penulis dalah manager Kelas 1A (Ali Bin Abi Thalib)

Copy of Hendrik Ruhiyat, S.Sos.I

Yuk kita menulis

Oleh : Hendrik Ruhiyat*

Menulis itu mudah, sama dengan kita bercerita, bedanya kalau menulis, cerita kita dituangkan kedalam tulisan, dan sepertinya hal tersebut sudah sering kita lakukan setidaknya dengan mengirimkan pesan singkat melalui SMS, chatting, BBM-an dll.

Jangan berpikir tentang apapun, tuangkan saja kedalam tulisan apa yang ada dipikiran kita, goreskanlah atau ketiklah kalimat pertama dalam menulis apapun. Karena buku yang setebal apapun pasti dimulai dengan sebuah kalimat ataupun hurup dan petualangan yang hebat sekalipun pasti diawali dengan sebuah langkah. So just do it!!

Menulis itu laksana air mengalir, tenang, mengikuti arus. Biarkan tulisan kita mengalir, jangan dulu memikirkan tentang kaidah-kaidah penulisan yang akan membuat kita terhambat. Kalaupun ada kesalahan biarlah itu menjadi pelajaran yang berharga untuk kita kelak.

Pada waktu masih kecil kita butuh beberapa kali jatuh untuk bisa berjalan,  seorang peneliti butuh beberapa kegagalan untuk bisa menemukan sesuatu yang hebat. Tapi penulis hanya butuh satu hal untuk sukses yaitu menulis dan hanya menulis.

Menulis tidak butuh bakat, yang dibutuhkan hanya kemauan untuk menuangkan kata-kata yang ada kedalam kertas, banyak sekali penulis terkenal yang bahkan ketika dia menulis sebuah cerita banyak yang tidak sesuai denan kaidah-kaidah penulisan yang benar  tapi hal tersebutlah yang membuat orang penasaran dan terlihat unik. InsyaaAllah

Selamat mencoba dan berkarya

* Penulis adalah Manager Kelas 1A Ali Bin Abi Thalib

Copy of Hendrik Ruhiyat, S.Sos.I